Program Edukasi “Bahaya Makanan Tinggi Gula” bagi Siswa SDN 1 Kalibaru: Dampak terhadap Pemahaman Gizi
DOI:
https://doi.org/10.70608/vzg0a188Keywords:
Gula, Pola Makan, Edukasi, Anak, KesehatanAbstract
Perkembangan anak-anak sangat dipengaruhi oleh kesehatan, dan salah satu faktor utama yang mempengaruhi kesehatan tersebut adalah pola makan, terutama konsumsi gula berlebih. Pada era modern ini, konsumsi gula yang tinggi, khususnya di kalangan anak-anak, menjadi masalah kesehatan global yang berdampak jangka pendek dan panjang, seperti obesitas, kerusakan gigi, dan gangguan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang bahaya konsumsi makanan tinggi gula melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan edukasi interaktif dengan menggunakan media visual, seperti poster dan video animasi, yang disertai dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 1 Kalibaru, dengan melibatkan siswa kelas 3 sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan anak-anak mengenai bahaya konsumsi gula setelah mengikuti sesi edukasi. Pada pre-test, hanya 46% jawaban yang benar, sedangkan pada post-test meningkat menjadi 91%. Hasil ini menunjukkan keberhasilan kegiatan pengabdian dalam meningkatkan pemahaman anak-anak tentang pola makan sehat. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan anak-anak mengenai bahaya makanan tinggi gula dan pentingnya mengatur pola makan sehat. Disarankan untuk meningkatkan kerjasama dengan orang tua dan guru dalam msembimbing anak-anak agar lebih disiplin dalam memilih makanan sehat.
Downloads
References
[1] F. V. Dolongseda, G. Massie, and Y. Bataha, “Hubungan Pola Aktivitas Fisik Dan Pola Makan Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Pancaran Kasih Gmim Manado,” J. Keperawatan UNSRAT, vol. 5, no. 1, p. 105542, 2017.
[2] M.-J. Kim, E.-K. Shin, and Y.-K. Lee, “Association between eating habits, sweet taste assessment, and high-sugar food consumption among elementary school students in Daegu: a descriptive study,” Korean J. Community Nutr., vol. 28, no. 2, pp. 104–113, 2023.
[3] W. L. Chiang, A. Azlan, and B. N. Mohd Yusof, “Effectiveness of education intervention to reduce sugar-sweetened beverages and 100% fruit juice in children and adolescents: a scoping review,” Expert Rev. Endocrinol. Metab., vol. 17, no. 2, pp. 179–200, 2022.
[4] C. N. Fitriyah and N. Herdiani, “Konsumsi Gula dan Kebiasaan Merokok dengan Kejadian Diabetes Melitus di Puskesmas Gading Surabaya,” JIK JURNAL ILMU KESEHATAN, vol. 6, no. 2, p. 467, Oct. 2022, doi: 10.33757/jik.v6i2.567.
[5] S. Jang, K. Kim, and Y.-K. Lee, “Awareness and practice of sugar reduction in school foodservice and the practice of nutrition education in Daegu,” Korean Journal of Community Nutrition, vol. 26, no. 3, pp. 167–176, 2021.
[6] M. Trifosa Veronica, I. M. B. Ilmi, and Y. Crosita Octaria, “Kandungan Gula Dalam Minuman Teh Susu Dengan Topping Boba,” Amerta Nutrition, vol. 6, no. 1SP, pp. 171–176, Dec. 2022, doi: 10.20473/amnt.v6i1sp.2022.171-176.
[7] C.-H. Liu et al., “Students’ perceptions of school sugar-free, food and exercise environments enhance healthy eating and physical activity,” Public Health Nutr, vol. 25, no. 7, pp. 1762–1770, 2022.
[8] A. I. Patel and L. A. Schmidt, “Healthy beverage initiatives in higher education: an untapped strategy for health promotion,” Public Health Nutr, vol. 24, no. 1, pp. 136–138, 2021.
[9] I. Malkan Bakhrul Ilmi, I. Fatmawati, D. Luthfiana Sufyan, F. Ilmu Kesehatan, and U. Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, “Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Hubungan Tingkat Stres Dengan Perilaku Konsumsi Gula Tambahan Berlebih Pada Remaja Putri,” vol. 6, no. 2, pp. 393–401, doi: 10.22216/endurance.v6i2.117.
[10] A. Roesler, N. Rojas, and J. Falbe, “Sugar-sweetened beverage consumption, perceptions, and disparities in children and adolescents,” J Nutr Educ Behav, vol. 53, no. 7, pp. 553–563, 2021.
[11] . Mueller, G. G. Zeinstra, C. G. Forde, and G. Jager, “Sweet rules: Parental restriction linked to lower free sugar and higher fruit intake in 4–7-year-old children,” Food Qual Prefer, vol. 113, p. 105071, 2024.
[12] F. F. Fitriyani, “Edukasi Pencegahan Stunting Pada Masyarakat Di Desa Tamiang Kabupaten Tanggerang,” J. Abdimas Indones., vol. 2, no. 3, pp. 310–315, 2022.
[13] R. S. Panjaitan, “Penyuluhan Bahaya Mengonsumsi Karbohidrat Secara Berlebihan Pada Siswa/I Sekolah Dasar Negeri (Sdn) Sunter Agung 09 Pagi, Jakarta Utara,” Kami Mengabdi, vol. 2, no. 1, pp. 11–15, 2022.
[14] S. Sriwahyuni, S. Darmawan, S. Nurdin, O. A. Allo, and H. Hasifah, “The Effectiveness of Yoga Exercise to Reduce Blood Sugar Levels in Diabetes Mellitus Sufferers,” Int. J. Nurs. Inf., vol. 2, no. 2, pp. 13–21, 2023.
[15] T. Mahmudiono et al., “Online-based nutrition education to reduce sugar, salt, and fat intake in school children: a research protocol,” Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences (OAMJMS), vol. 9, pp. 873–878, 2021.
[16] S. Wahyuni, D. Indriastuti, and H. Hasrima, “Gambaran Konsumsi Jajanan Beresiko Tinggi Gula pada Anak,” J. Ilm. Karya Kesehat., vol. 4, no. 02, pp. 14–20, 2024.
[17] T. A. Karini, Y. Kurniati, D. R. Wijaya, A. Aswadi, N. Nurhidayat, and M. H. Asgari, “Education on Sugar-Sweetened Beverage (SSB) for increasing knowledge mothers in Pattallassang Village,” Sociality: Journal of Public Health Service, pp. 56–63, 2024.
[18] M. L. de Oliveira et al., “Interdisciplinary educational interventions improve knowledge of eating, nutrition, and physical activity of elementary students,” Nutrients, vol. 14, no. 14, p. 2827, 2022.
[19] A. I. Kazaara and A. G. Kazaara, “Impact Of Sugar Cane Growing To School Drop Out In Busoga Region: A Case Of Iwemba Subcounty, Bugiri District,” 2023.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Anugerah Budipratama Adina, Alya Zuhri, Andini Chairunisa, Aurel Tabina Bestari, Monica Aqustina, Nesy Putri Dinanti, Tesah Yulinda, Yunika Yunika, Szalszabilla Rahayu (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


