Pemberdayaan Masyarakat Kampung Serab Kelurahan Tirtajaya Melalui Konservasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Meningkatkan Kesejahteraan dan Kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.70608/e88c3v97Keywords:
Pemberdayaan, TOGA, Konservasi, Simplisia, HerbalAbstract
Program pemberdayaan masyarakat Kampung Serab melalui konservasi tanaman obat keluarga (TOGA) dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat sebagai sumber kesehatan dan potensi ekonomi. TOGA memiliki peran penting dalam pengobatan tradisional dan industri herbal sederhana, namun pemanfaatannya di Kampung Serab masih terbatas. Program ini bertujuan membekali masyarakat dengan pengetahuan budidaya, teknik pengolahan menjadi simplicia, serta manfaat tiap jenis tanaman untuk kesehatan. Metode kegiatan ini meliputi survei untuk mengidentifikasi jenis TOGA yang dikenal oleh masyarakat dan kondisi lahan yang tersedia, kajian literatur untuk mendalami manfaat TOGA, perizinan ke kelurahan, serta koordinasi penggunaan lahan fasilitas umum sebagai area penanaman. Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bersama masyarakat dan penyuluhan mengenai perawatan tanaman dan pengolahan TOGA. Modul "Menanam TOGA di Pekarangan" juga dibagikan sebagai panduan praktis agar masyarakat dapat melanjutkan penanaman secara mandiri di pekarangan rumah. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti program ini dan meningkatnya keterampilan mereka dalam mengelola TOGA. Pengetahuan yang diperoleh, ditambah dengan panduan modul, memungkinkan masyarakat Kampung Serab untuk mengelola TOGA sebagai usaha herbal lokal yang berkelanjutan. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kemandirian masyarakat dalam bidang kesehatan dan membuka peluang ekonomi melalui industri herbal, yang diharapkan dapat berkembang dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain.
Downloads
References
[1] Akbar, F. A., Widjaja, H., Krisantia, I., & Setiawan, E. A. (2022). Studi Kelayakan Fungsi Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perpustakaan Universitas Indonesia Depok. Jurnal Arsitektur ARCADE, 6(2), 152-155.
[2] Setiawan, A., Tomo, K. R. S., Prasojo, H. R., & Leviliano, T. F. (2024). Optimalisasi Potensi Pelestarian Toga Melalui Rumah Herbal untuk Mempertahankan Konservasi Ekosistem Lokal dan Meningkatkan Inventivitas Masyarakat Desa Sengon Kabupaten Trenggalek. ARSY: Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat, 5(2), 238-251.
[3] Utami, C. F. (2023). Kajian Kualitas Lingkungan Perkotaan dengan Pendekatan City Prosperity Index (CPI). Jurnal Syntax Transformation, 4(7), 1-9.
[4] Sugara, A., Novitasari, D., Anggoro, A., Suci, A. N. N., Utami, R. T., Nugroho, F., & Kurniawati, E. (2022). Identifikasi Keanekaragaman Ikan Karang di Pangkalan Pendaratan Ikan (Ppi) Pulau Baai Kota Bengkulu. Techno-Fish, 6(1), 1-12.
[5] Munawaroh, S., Wilis, M. M. S., & Arum, S. M. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Melestarikan Budaya Literasi Serta Tanaman Toga. Jurnal Abdidas, 1(6), 729-734.
[6] Nugroho, F., Sugara, A., Priana, A., & Suci, A. N. N. (2023). Monitoring the Impact of Land Cover Change on Urban Heat Island with Remote Sensing & GIS. Geosfera Indonesia, 8(3), 301-315.
[7] Muharram, M., & Kustiani, E. (2021). Preservation of Family Medicine Plants (Toga) to Improve Community Health in Gurah Village in The Middle of Pandemic Covid-19. JMM-Jurnal Masyarakat Merdeka, 4(1).
[8] Sukwika, T., & Firmansyah, I. (2021). Alokasi pemanfaatan ruang berdasarkan daya dukung lahan di Sawangan, Depok. Majalah Ilmiah Globe, 23(1), 13-20.
[9] Hazin, M., Setiawan, A. C., & Rahmawati, N. W. D. (2023). Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengembangkan Sentra Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dengan Model ABCD di Desa Jemundo. TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 27-35.
[10] Hastuari, F. A., Sufanniyah, A., Dewi, A. R., Maghfiroh, E. F., & Prajoko, S. (2023). Konservasi Tanaman Obat Keluarga Unggulan Sebagai Bahan Jamu Tradisional. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 58-67.
[11] Mistriani, N., Handriana, D., Ikhlasandi, H. I., NH, B. A., Rohmawati, I., Pamungkas, M. A., ... & Maharani, R. (2023). Peningkatan Keterampilan Manajemen Ekonomi Dan Sdm Melalui Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Di Desa Wisata Branjang. ADM: Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa, 1(3), 295-304.
[12] Susanto, A. J., Restiaty, I., & Nopiyanti, E. (2023). Studi Hubungan Antara Promosi Kesehatan dan Keselamatan Kerja dengan Tingkat Kepatuhan Pemakaian Alat Pelindung Diri pada Pekerja Unit Produksi di PT. X Depok Jawa Barat. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 24053-24067.
[13] Herawati, A., Febrianti, D., Santoso, D., Putra, F. B. A., Sitorus, G. G., & Tasya, R. A. (2021). Gambaran Aspek Demografi, Lingkungan, dan Perilaku Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kota Depok Tahun 2021: Overview Of Aspects of Demographics, Environment, and Health Behavior as An Effort to Prevent Dengue Fever in Depok City Area In 2021. Indonesian Scholar Journal of Medical and Health Science, 1(03), 76-83.
[14] Siregar, N. S. N., Simamora, M. F., Sihombing, J. H., Nababan, C. E. M., & Simatupang, W. M. (2023). Pengaruh Kegiatan Penanaman Obat Keluarga Terhadap Peningkatan Karakter Cinta Lingkungan Mahasiswa Stikes Kb Dolok Sanggul. Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(03), 84-91.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Diesty Rismawan, Vania Raina Azka, Fadhira Zahra Festiani, Friska Khairunisa Renalda, Arizal Rachmat Zulkiefli, Alhara Yuwanda (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


