Peningkatan Pengetahuan Tentang Gangguan Kesehatan Mental Di SMK Kesehatan Bhakti Insani Kota Depok

Authors

  • Nopratilova Nopratilova Author

DOI:

https://doi.org/10.70608/0hgqjh98

Keywords:

Kesehatan, Mental, Gangguan, Emosional, Remaja

Abstract

Permasalahan kesehatan mental di kalangan siswa menengah atas dapat sangat beragam dan kompleks. Siswa akan mengalami kecemasan yang berlebihan terkait dengan ujian, presentasi, atau ekspektasi sosial. Kecemasan yang berlebihan dapat mempengaruhi kinerja akademis dan kesejahteraan emosional. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi inisiatif pengabdian masyarakat di sekolah untuk meningkatkan pemahaman kesehatan mental remaja. Langkah-langkah pendekatan holistik diintegrasikan, melibatkan seminar edukasi, lokakarya interaktif, dan kampanye kesadaran untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan kesehatan mental remaja. Kegiatan yang dilakukan penyuluhan dan interaktif dilaksanakan dengan menggunakan media, termasuk presentasi, diskusi kelompok. Membuat kuisioner untuk menilai untuk mengumpulkan informasi terkait pemahaman siswa setelah mendengarkan seminar dan diskusi. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Analisis data menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman kesehatan mental remaja setelah partisipasi dalam inisiatif ini. Siswa lebih mampu mengidentifikasi faktor risiko, memahami gejala, dan mengenali pentingnya mencari dukungan saat mengalami stres atau tekanan. Hasil kegiatan ini memberikan bukti kuat bahwa inisiatif pengabdian masyarakat di sekolah efektif dalam meningkatkan pemahaman kesehatan mental remaja. Langkah-langkah holistik yang diadopsi dapat dijadikan model untuk pengembangan program-program serupa di sekolah lainnya. Kesimpulan ini memberikan pandangan optimis terhadap potensi pengabdian masyarakat sebagai sarana efektif dalam meningkatkan pemahaman kesehatan mental remaja dan membentuk lingkungan sekolah yang lebih mendukung kesejahteraan mental.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Balducci M. Linking gender differences with gender equality: A systematic-narrative literature review of basic skills and personality. Front Psychol. 2023;14:1105234.

[2] Organization WH. Suicide worldwide in 2019: global health estimates. 2021.

[3] Campbell OLK, Bann D, Patalay P. The gender gap in adolescent mental health: A cross-national investigation of 566,829 adolescents across 73 countries. SSM-population health. 2021;13:100742.

[4] Khorizi A. Efektivitas Penanganan dan Perlindungan ODGJ oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Berdasarkan Pasal 3 UU No 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa. UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten; 2022.

[5] Andermo S, Hallgren M, Nguyen TTD, Jonsson S, Petersen S, Friberg M, et al. School-related physical activity interventions and mental health among children: a systematic review and meta-analysis. Sports medicine-open. 2020;6:1–27.

[6] Abi-Jaoude E, Naylor KT, Pignatiello A. Smartphones, social media use and youth mental health. Cmaj. 2020;192(6):E136–41.

[7] Iasiello M, Van Agteren J. Mental health and/or mental illness: A scoping review of the evidence and implications of the dual-continua model of mental health. Evidence Base: A journal of evidence reviews in key policy areas. 2020;(1):1–45.

[8] Mawaddah N, Prastya A. Upaya Peningkatan Kesehatan Mental Remaja Melalui Stimulasi Perkembangan Psikososial Pada Remaja. DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2023;2(2):115–25.

[9] Nurhaeni A, Marisa DE, Oktiany T. Peningkatan pengetahuan tentang gangguan kesehatan mental pada remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan. 2022;1(01).

[10] Syafitri DU, Rahmah L. Pelatihan konselor sebaya daring untuk meningkatkan literasi kesehatan mental siswa di sma islam xy semarang. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP). 2021;7(1):39–54

[11] Dwiyani BF, Widuri EL. Psikoedukasi untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental pada Guru dan Siswa di SMPN “A” Yogyakarta. In: Seminar Nasional Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan. 2020. p. 1–7.

[12] Kurniaseputra E, Rahayu BMS, Livolina L. Hubungan pengetahuan dengan sikap kesehatan jiwa remaja di smk x Cimahi. Jurnal Kesehatan" Caring and Enthudiasm. 2016;5(1):1–8.

[13] Fakhriyani DV. Kesehatan mental. Pamekasan: duta media publishing. 2019;11–3.

[14] Agusthia M, Muchtar RSU, Ramadhani D. Pengaruh Edukasi Teen Mental Health First Aid Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Dalam Mengurangi Gangguan Masalah Kesehatan Mental Di SMAN 3 Batam. Warta Dharmawangsa. 2023;17(1):147–57.

[15] Magasi N, Hamdan SR. Pengaruh Literasi Kesehatan Mental pada Stigma Depresi. In: Bandung Conference Series: Psychology Science. 2023. p. 326–33.

Downloads

Published

24-06-2024

How to Cite

[1]
“Peningkatan Pengetahuan Tentang Gangguan Kesehatan Mental Di SMK Kesehatan Bhakti Insani Kota Depok”, j. andara pengabdi. kpd. masy., vol. 1, no. 1, pp. 19–23, Jun. 2024, doi: 10.70608/0hgqjh98.