Edukasi Jamu Sehat Tanaman (JST) Diabetes Melitus di Kelurahan Sukmajaya, Depok

Authors

  • Alhara Yuwanda Author
  • Rizky Farmasita Budiastuti Author
  • Ahda Sabila Author
  • Nopratilova Nopratilova Author
  • Amelia Herli Author
  • Dewi Rahmawati Author

DOI:

https://doi.org/10.70608/e5p2yv32

Keywords:

Diabetes, Penyuluhan, Jamu, Glukosa

Abstract

Kota Depok merupakan salah satu kota yang padat penduduknya di wilayah Jabodetabek. Kepadatan penduduk dapat berkontribusi pada pola makan yang tidak sehat, kurangnya akses ke ruang terbuka untuk aktivitas fisik, dan tingkat stres yang lebih tinggi, semua faktor yang dapat meningkatkan risiko diabetes. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan dalam memahami manfaat bahan-bahan alami dalam mengelola diabetes, serta cara-cara mengolahnya dengan benar untuk menjaga keefektifan dan keamanannya. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan presentasi tentang pembuatan jamu untuk mengontrol dan membatasi asupan gula. Selain itu adanya kegiatan diskusi peserta pelatihan sebanyak 72 orang berusia 18-70 tahun dan dari latar belakang yang berbeda. Tanaman yang digunakan seledri, pare, dan daun bawang. Metode yang digunakan dalam pembuatan jamu adalah infusa. Metode cara ekstraksi menggunakan pelarut air pada suhu 90°C selama 15 – 20 menit. Hasil data menunjukan lingkar perut diatas 99cm sekitar 66%. Selain itu deketahui penderita diabetes 5,6% dan yang memiliki keturunan diabetes sekitar 16,7%. Kegiatan ini dilakukan pendampingan pengetahuan tentang diabetes, termasuk cara mengelola kondisi ini, memahami peran jamu dalam manajemen diabetes, dan mengidentifikasi bahan-bahan alami yang bermanfaat. Kegiatan ini dapat berguna untuk masyarakat dan aparat desa, sehingga dapat digunakan dan disebarluaskan ke seluruh masyarakat desa dalam membuat racikan jamu dalam meningkatkan imunitas masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] V. G. Athyros, E. S. Ganotakis, M. Elisaf, and D. P. Mikhailidis, “The prevalence of the metabolic syndrome using the National Cholesterol Educational Program and International Diabetes Federation definitions,” Curr Med Res Opin, vol. 21, no. 8, pp. 1157–1159, 2005, doi: 10.1185/030079905X53333.

[2] S. Kaptoge et al., “World Health Organization cardiovascular disease risk charts: revised models to estimate risk in 21 global regions,” Lancet Glob Health, vol. 7, no. 10, pp. e1332–e1345, 2019, doi: 10.1016/S2214-109X(19)30318-3.

[3] D. Lovic, A. Piperidou, I. Zografou, H. Grassos, A. Pittaras, and A. Manolis, “The Growing Epidemic of Diabetes Mellitus,” Curr Vasc Pharmacol, vol. 18, no. 2, pp. 104–109, 2019, doi: 10.2174/1570161117666190405165911.

[4] A. T. Kharroubi, “Diabetes mellitus: The epidemic of the century,” World J Diabetes, vol. 6, no. 6, p. 850, 2015, doi: 10.4239/wjd.v6.i6.850.

[5] S. D. Alfian, I. A. Wicaksono, N. A. Putri, and R. Abdulah, “Prevalence of diabetes distress and associated factors among patients with diabetes using antihypertensive medications in community health centres in Bandung City, Indonesia,” Pharmaciana, vol. 11, no. 2, p. 195, 2021, doi: 10.12928/pharmaciana.v11i2.20094.

[6] Y. Xin, Z. Xu, S. Xi, and X. Qian, “Evaluating Traditional Chinese Medicine and Herbal Products for the Treatment of Gestational Diabetes Mellitus,” J Diabetes Res, vol. 2019, p. 6, 2019.

[7] K. Venkatakrishnan, H. F. Chiu, and C. K. Wang, “Popular functional foods and herbs for the management of type-2-diabetes mellitus: A comprehensive review with special reference to clinical trials and its proposed mechanism,” J Funct Foods, vol. 57, no. April, pp. 425–438, 2019, doi: 10.1016/j.jff.2019.04.039.

[8] E. Almutairi, M. F. Abbod, and T. Itagaki, “Mathematical Modelling of Diabetes Mellitus and Associated Risk Factors in Saudi Arabia,” International Journal of Simulation Systems Science & Technology, pp. 1–7, 2020, doi: 10.5013/ijssst.a.21.02.08.

[9] E. S. Ford, “Prevalence of the metabolic syndrome defined by the international diabetes,” Diabetes Care, vol. 28, no. 11, pp. 2745–2749, 2005, [Online]. Available: http://care.diabetesjournals.org/cgi/content/abstract/28/11/2745.

A. Dayanti et al., “Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Penderita Hipertensi dan Diabetes Melitus Di Kelurahan Kukusan Kota Depok,” Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat: Pengmaskesmas, vol. 2, no. 1, pp. 31–40, 2022.

[10] B. F. A. De Oliveira, E. Ignotti, P. Artaxo, P. H. do Nascimento Saldiva, W. L. Junger, and S. Hacon, “Risk assessment of PM2. 5 to child residents in Brazilian Amazon region with biofuel production,” Environmental Health, vol. 11, no. 1, pp. 1–11, 2012.

[11] A. H. Kurniawan, B. H. Suwandi, and U. Kholili, “Diabetic astroenteropathy: A Complication of Diabetes Mellitus,” Acta Med Indones, vol. 51, no. 3, pp. 263–271, 2019.

[12] I. Istianah, S. Septiani, and G. K. Dewi, “Mengidentifikasi Faktor Gizi pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kota Depok Tahun 2019,” Jurnal Kesehatan Indonesia (The Indonesian Journal of Health), vol. X, no. 2, pp. 72–78, 2020.

[13] Y. Woo et al., “Classification of diabetic walking for senior citizens and personal home training system using single rgb camera through machine learning,” Applied Sciences (Switzerland), vol. 11, no. 19, 2021, doi: 10.3390/app11199029.

[14] L. S. Adhanty, D. Ayubi, and D. Anshari, “Hubungan Health Locus of Control dengan Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD Kota Depok Tahun 2020,” Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of

Health Promotion and Behavior, vol. 3, no. 1, p. 8, 2021, doi: 10.47034/ppk.v3i1.4150.

[15] S. Gunawan and R. Rahmawati, “Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Hipertensi dengan Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok Tahun 2019,” ARKESMAS (Arsip Kesehatan Masyarakat), vol. 6, no. 1, pp. 15–22, 2021, doi: 10.22236/arkesmas.v6i1.5829.

[16] D. Drago, M. M. Manea, D. Timofte, and D. Ionescu, “Mechanisms of Herbal Nephroprotection in diabetes mellitus,” J Diabetes Res, vol. 2020, 2020, doi: 10.1155/2020/5710513.

[17] P. Zimmet, K. G. M. M. Alberti, and M. S. Ríos, “A new International Diabetes Federation worldwide definition of the metabolic syndrome: The rationale and the results,” Rev Esp Cardiol, vol. 58, no. 12, pp. 1371–1376, 2005, doi: 10.1016/s0300-8932(05)74065-3.

[18] R. A. Pamungkas, K. Chamroonsawasdi, P. Vatanasomboon, and P. Charupoonphol, “Barriers to effective diabetes mellitus self-management (Dmsm) practice for glycemic uncontrolled type 2 diabetes mellitus (t2dm): A socio cultural context of indonesian communities in west Sulawesi,” Eur J Investig Health Psychol Educ, vol. 10, no. 1, pp. 250–261, 2020, doi: 10.3390/ejihpe10010020.

[19] D. Simbolon, A. Siregar, and R. A. Talib, “Physiological factors and physical activity contribute to the incidence of type 2 diabetes mellitus in Indonesia,” Kesmas, vol. 15, no. 3, pp. 120–127, 2020, doi: 10.21109/KESMAS.V15I3.3354.

[20] A. S. D. Wickramasinghe, P. Kalansuriya, and A. P. Attanayake, “Herbal Medicines Targeting the Improved β -Cell Functions and β -Cell Regeneration for the Management of Diabetes Mellitus,” Evidence-based Complementary and Alternative Medicine, vol. 2021, 2021, doi: 10.1155/2021/2920530.

Downloads

Published

24-06-2024

How to Cite

[1]
“Edukasi Jamu Sehat Tanaman (JST) Diabetes Melitus di Kelurahan Sukmajaya, Depok”, j. andara pengabdi. kpd. masy., vol. 1, no. 1, pp. 12–18, Jun. 2024, doi: 10.70608/e5p2yv32.