Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Salep Minyak Atsiri Kulit Buah Jeruk Bali (Citrus maxima (Burm.) Merr.) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes
DOI:
https://doi.org/10.70608/ky4kf511Keywords:
Propionibacterium acnes, Jerawat, Salep, Buah jeruk bali (Citrus maxima (Burm.) Merr.)Abstract
Latar Belakang dan Tujuan: Jerawat merupakan salah satu penyakit kulit yang salah satunya disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes. Buah jeruk bali (Citrus maxima (Burm.) Merr.) mempunyai banyak nutrisi yang bermanfaat untuk mengatasi masalah kesehatan. Komponen utama penyusun minyak atsiri pada kulit buah jeruk bali yaitu senyawa limonen, mircen, β-asarone, germacren D, dan α-pinen. Penelitian ini bertujuan untuk untuk memformulasikan sediaan salep dari minyak atsiri kulit buah jeruk bali berdasarkan kombinasi basis PEG 4000 dan PEG 400 dan untuk mengetahui aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes setelah diformulasikan menjadi sediaan salep. Metodologi: Penelitian ini dilakukan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yang menunjukan besarnya zona hambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes pada sekitar cakram disk. Hasil: Pada uji fitokimia menunjukkan bahwa didalam simplisia segar kulit buah jeruk bali positif mengandung flavonoid, alkaloid, saponin dan triterfenoid. Pengujian aktivitas antibakteri sediaan salep minyak atsiri kulit buah jeruk bali dibuat dengan konsentrasi 15%, 20%, dan 25%, kelompok kontrol positif clindamicin gel dan kontrol negatif aquadest steril. Hasil uji aktivitas salep menunjukkan adanya aktivitas terhadap Propionibacterium acnes. Respon hambat pertumbuhan yang terbentuk pada konsentrasi 15%, 20%, 25% dan kontrol positif adalah kuat yaitu diameter zona hambat lebih dari 6 mm, sedangkan kontrol negatif tidak memiliki respon hambat pertumbuhan. Kesimpulan: Formulasi sediaan salep minyak atsiri kulit buah jeruk bali basis larut air dengan variasi konsentrasi perbandingan PEG 400 dan PEG 4000 tidak mempengaruhi pelepasan zat aktif minyak atsiri kulit buah jeruk bali (Citrus maxima (Burm.) Merr.) dan pada semua konsentrasi sediaan salep memiliki aktivitas antibakteri dengan terbentuknya zona bening di sekeliling kertas cakram.
References
Adityo kurniawan, Candra Kurniawan, Nani indraswati dan Mudjijati. 2008, “Ekstraksi Minyak Kulit Jeruk Dengan Metode Destilasi, Pengepresan dan Leaching”, teknik kimia universitas katolik widya mandala: Surabaya.
Agusta, Andria. 2000. ”Minyak Atsiri Tumbuhan Tropika Indonesia”, Laboratorium Fitokimia Puslitbang Biologi-LIPI: ITB.
Anggita Rahmi H, Tri Cahyanto, Toni Sujarwo, Rahayu Indri Lestari, “ Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Beluntas ( Pluchea Indica (L.) Less. ) Terhadap Propionibacterium acnes Penyebab Jerawat”, Research Gate,Vol 9 No 1 (Juni 2015) h. 146
Anis Ainurrochmah, Evie Ratnasari, Lisa Lisdiana,”Efektivitas Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia) terhadap Penghambatan Pertumbuhan bakteri Shigella flexneri dengan Metode Sumuran”, Lentera Bio,Vol. 2 No. 3,(September 2013), h. 234.
Effendi, Z., (2013). Peranan Kulit Dalam Mengatasi Terjadinya Akne Vulgaris. Diakses pada Oktober 14, 2019.
Ernest Guenther , 1990, “ Minyak Atsiri”, jilid IA. Terjemahan dari the essentials oil oleh ketaren S Jakarta :Universitas Indonesia (UI-Press)
Istianto, Mizu dan Murtyati. 2014.Minyak Atsiri Jeruk: Manfaat dan Potensi Peningkat- an Nilai Ekonomi Limbah Kulit Jeruk.
Koes Irianto. Mikrobiologi Menguak Dunia Mikroorganisme. Bandung:Yrama Widya, 2010.
Kurniawan, A., Chandra K. dan Nani I. 2008. Ekstraksi minyak kulit jeruk dengan metode distilasi, pengepresan dan leaching. Jurnal Widya Teknik Vol. 7, No. 1, Tahun 2008, hal. 15-24.
Sylvia T. Pratiwi, Mikrobiologi Farmasi, (Jakarta : Erlangga, 2008), h. 140.
Wana N, Pagarra H. Efektivitas Ekstrak Pektin dari Kulit Buah Jeruk Bali (Citrus maxima) Sebagai Antimikroba. Bionature. 2019;19(2):140–51.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Alhara Yuwanda, Dewi Rahmawati, Nunung Nurajijah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






